Instalasi Flutter
Sebelum mulai mengembangkan aplikasi menggunakan Flutter, tentunya kita perlu menyiapkan dan menginstal tools apa saja yang dibutuhkan untuk membuat aplikasi Flutter. Untuk melakukan instalasi Flutter, ada perbedaan cara di setiap sistem operasi. Simak caranya berikut ini sesuai dengan sistem operasi yang Anda gunakan:
Persyaratan Minimum
Sebelum melakukan instalasi dan menjalankan Flutter, perangkat milik Anda harus memenuhi persyaratan minimum seperti di bawah ini:
- Sistem Operasi : Windows 7 SP1 atau lebih baru (64-bit).
- Ruang Penyimpanan : 1.64 GB dan tidak termasuk IDE dan tools lainnya.
- Flutter bergantung pada tools yang ada di dalam environment:
- Windows Powershell 5.0 atau versi terbaru (sudah terdapat pada paket instalasi Windows 10), dapat Anda unduh pada link berikut ini https://docs.microsoft.com/en-us/powershell/scripting/install/installing-windows-powershell.
- Git for Windows 2.x, dengan opsi "Use Git from the Windows Command Prompt", dapat Anda unduh pada link berikut ini https://git-scm.com/download/win.
Jika Git untuk Windows sudah diinstal, pastikan Anda dapat menjalankan perintah git dari Command Prompt (CMD) atau PowerShell.
Flutter SDK
Setelah persyaratan minimum terpenuhi, Anda dapat mulai melakukan instalasi Flutter SDK. Cara untuk mendapatkan Flutter SDK sebagai berikut:
- Unduh paket instalasi untuk mendapatkan versi stabil terbaru dari Flutter SDK di alamat web https://flutter.dev/docs/development/tools/sdk/releases. Ambil versi terbaru pada stable channel sesuai sistem operasi yang digunakan.
- Ekstrak berkas zip dan tempatkan folder flutter pada lokasi instalasi yang diinginkan untuk Flutter SDK. Misalnya C:\Development, jangan pasang Flutter di direktori seperti C:\Program Files atau yang membutuhkan hak istimewa seperti administrator.
- Temukan berkas flutter_console.bat di dalam direktori flutter tersebut. Mulai dengan klik dua kali atau jalankan script tersebut dan Anda sekarang siap untuk menjalankan perintah Flutter di Flutter Console.

- Tampilan dari flutter_console.bat seperti di bawah ini:
Update Path
Langkah selanjutnya kita akan melakukan update path supaya perintah Flutter bisa digunakan pada command prompt/terminal. Berikut langkah-langkahnya:
- Dari bar pencarian di Start menu, ketik ‘env’ dan pilih Edit Environment Variable untuk akun Anda.

Di bawah User variabel periksa apakah ada entri yang disebut PATH, jika ada maka pilih lalu edit, jika tidak ada maka buat baru dengan nama variabel Path.

Edit atau tambahkan value-nya dengan direktori Flutter SDK.
Perhatikan bahwa Anda harus menutup dan membuka kembali semua jendela konsol yang ada agar perubahan dapat terlihat.
Flutter Doctor
Flutter doctor adalah perintah untuk mengecek kelengkapan framework flutter yang Anda gunakan, seperti versi flutter yang digunakan, Android SDK yang digunakan, iOS SDK yang digunakan (hanya pada MacOS), perangkat yang sudah terhubung, dan semacamnya. Periksa kembali dan pastikan dependensi untuk pengaturan sudah lengkap. Jalankan perintah berikut untuk membuka flutter doctor:
- flutter doctor
Perintah ini memeriksa environment Anda dan menampilkan laporan ke jendela terminal. Pada Flutter SDK sudah terdapat Dart SDK, jadi Anda tidak perlu menginstal Dart secara terpisah. Periksa output dengan cermat untuk perangkat lunak lain yang mungkin perlu Anda instal atau melakukan sesuatu lebih lanjut (ditunjukkan dalam teks tebal).
Contoh :
[-] Android toolchain - develop for Android devices • Android SDK at D:\Android\sdk **✗ Android SDK is missing command line tools; download from https://goo.gl/XxQghQ** • Try re-installing or updating your Android SDK, visit https://flutter.io/setup/#android-setup for detailed instructions. |
Bagian tersebut menjelaskan cara menyelesaikan proses instalasi Flutter SDK. Setelah memasang dependensi yang hilang, jalankan perintah flutter doctor lagi untuk memverifikasi bahwa Anda telah mengatur semuanya dengan benar.



